MENGENANG DR. HAQSHENAS, PAKAR LINGUISTIK IRAN

Posted: Juli 7, 2010 in BERITA-BERITA TENTANG BAHASA, TOKOH-TOKOH LINGUISTIK

Disadap dari: http://www.indonesianradio.ir/index.php/berita/headline/21656.html

Wednesday, 12 May 2010 15:12  

Jumat, 30 April lalu, masyarakat intelektual dan sastrawan Iran berduka dengan wafatnya, Dr. Ali Mohammad Haqshenas, pakar liguistik, penulis kamus, dan penterjemah kontemporer kenamaan Iran. Ia sangat dikenal dengan baik oleh masyarakat sastra dan budaya Iran. Laku cendikianya bahkan selalu menjadi buah bibir di kalangan rekan sejawat dan mahasiswanya.

Hidup sesaat
selaksa relung di dalamnya
sesak penuh oleh hingar bingarnya umur
di sebuah jalan
yang setiap langkahnya adalah kematian lain
kita mesti waspada
Jika masa itu telah usai
Maka pergilah sudah
Pergi

Saat bertutur tentang kehidupan pribadinya, Dr Haqshenas berkata, “Sejujurnya, kehidupan saya bukanlah cerita yang menarik. Karena tak ada yang patut untuk diceritakan. Kehidupan seorang akademis, seorang guru, yang terbentuk dari rutinitas hidup yang jauh dari hingar bingar pesta, ramainya perjamuan tamu, asyiknya perjalanan, serunya tontonan bioskop, ataupun indahnya mengunjungi suatu tempat istimewa. Sebaliknya, kehidupan saya dipenuhi dengan buku-buku yang sudah terbaca, kertas-kertas yang sudah menghitam penuh dengan goresan, kitab-kitab yang sudah terterjemahkan atau pun tulisan dan sebangsanya”.

Pakar bahasa asal Iran ini lahir di sebuah keluarga yang agamis. Bapaknya seorang pedagang, sementara pamannya seoarang ulama. Pamannya yang bernama Sayid Ebrahim Haqshenas inilah yang memainkan andil penting dalam membangun pribadi keponakannya itu. Dr Haqshenas menandaskan, “Pengaruh beliau dalam kehidupan saya sedemikian rupanya hingga saya berani katakan, semua kebaikan yang ada dalam diri saya berasal darinya. Beliau adalah seorang yang sangat lemah lembut, jujur, dan dermawan. Jika hidup saya melangkah menuju kebaikan, semuanya itu berkat bimbingan beliau. Jika beliau tak pernah ada dalam kehidupan saya, niscaya saya sekarang menjadi pribadi yang lain”.

Haqshenas mengenyam pendidikan dasarnya hingga kelas 9 di kota kecil, Jahrom. Setelah itu, dia melanjutkan pendidikan sastranya di Shiraz dan disana ia berhasil meraih gelar diploma di bidang sastra. Pada tahun 1950, ia memulai pendidikan tingginya di fakultas sastra, Daneshsaraye-aali (Universitas Pendidikan Guru) di Tehran dan berhasil menjadi lulusan terbaik. Dr. Zabihollah Safa, Prof. Badiozzaman Forouzanfar, Dr. Zeyaoddin Sajjadi, Amir Hossein Aryanpour, dan Dr. Mohammad Jafar Mahjoub merupakan para guru Dr. Haqshenas saat ia masih duduk di bangku sarjana.

Pada tahun 1965, Dr. Haqshenas meneruskan pendidikan tingginya ke Inggris, di fakultas linguistik, School of Oriental and African Studies (SOAS), London. Tugas akhir pendidikan tingginya, mengambil tema fonetik dan fonology bahasa Persia.

Pada tahun 1973, Dr. Haqshenas kembali ke Iran. Pada mulanya ia bergabung di Universitas Nasional (saat ini berubah nama menjadi Universitas Shahid Beheshti), di divisi bahasa dan sastra Inggris. Kemudian ia beralih ke divisi linguistik Universitas Tehran. Dan akhirnya pada tahun 2005, ia mengakhiri masa baktinya. Ia juga pernah menjadi anggota Dewan Kaji Ulang Metode Penulisan dan Huruf Persia. Pada tahun 2006, Dr Haqshenas dinobatkan sebagai Tokoh Abadi Linguistik Iran. Dan dua tahun lalu, ia terpilih sebagai ketua Organisasi Kritik Sastra Iran.

Salah satu karya besarnya di bidang penulisan kamus, Kamus Moaser Hezareh Inggris-Persia. Kamus yang diterbitkan pada tahun 2000 ini merupakan hasil kerjasamanya dengan Dr. Hosein Samei, dan Narges Entekhabi. Hingga kini, kamus tersebut telah dicetak ulang sebanyak 25 kali. Dan terpilih sebagai buku terbaik dalam ajang Book of The Year Iran yang ke-20.

Kamus dwibahasa ini berisi 55 ribu masukan dan 30 ribu ungkapan. Kamus tersebut memiliki banyak keunggulan dibanding kamus sejenis. Salah satu keistimewaannya adalah pencantuman arti bahasa dan istilah dalam berbagai konteks ragam bahasa percakapan dan penulisan Persia, sehingga mempermudah proses penerjemahan.

Teliti dalam menyusun dan memilih kata, merupakan keistimewaan lain kamus Moaser Hezareh. Sekitar 300 ribu kata padanan bahasa Persia, disertai dengan keterangan leksikalnya, turut dicantumkan dalam kamus tersebut. Kamus ini merupakan rujukan dasar di bidang penulisan kamus bahasa Persia.

Dr. Haqshenas menulis banyak makalah di bidang linguistik dan fonetik. Kumpulan makalahnya itu lantas dibukukan dalam sebuah buku berjudul Maqalate Adabi, Zaban-Shenakhti (Makalah Sastra, Linguistik) yang diterbitkan pada 1991. Ia adalah pakar fonetik, semantik, semiotika, dan morfologi. Buku fonetik karyanya merupakan rujukan dasar dan buku pelajaran utama bidang tersebut di Iran.

Karya terjemahan Dr Haqshenas atas dua jilid buku Sejarah Linguistik tulisan Peter AM Seuren dinobatkan sebagai book of the year Iran yang ke-27 pada tahun 2010. Namun, ia belum sempat melanjutkan jilid ketiganya lantaran didera sakit.

Dr. Haqshenas memang dikenal sebagai penerjemah yang ulung. Kemampuannya dalam menguasai arti kata dan keterampilannya dalam mencari padanan kata yang tepat dan teliti, disertai dengan citarasa sastranya, membuat karya-karya terjemahannya begitu memikat dan banyak menorehkan jasa besar di bidang bahasa dan sastra. Dalam metode penerjemahannya, ia banyak memberikan keberanian dan kebebasan bagi penerjemah. Ia lebih memilih untuk menyampaikan pesan yang sebenarnya, ketimbang terikat pada arti leksikalnya yang kaku.

Di mata Haqshenas, terjemah adalah proses penciptaan dan kreatifitas. Ia meyakini, “Saat anda menerjemahkan suatu naskah atau buku, anda sebenarnya memiliki misi yang sama sebagaimana sang penulis. Yaitu, anda ingin menulis kembali buku atau naskah tersebut. Karena itu, anda mempunyai hak untuk bertindak secara kreatif dalam proses penulisan ulang ini. Kreatif namun tetap komitmen dalam mempertahankan pesan, gaya, prinsip penerjemahan, ungkapan, dan kalimat. Bukan hanya menerjemahkan suatu naskah secara parsial, tapi menerjemahkannya sebagai satu kesatuan yang saling terkait, seperti air laut yang menyatu dan bukan terpisah-pisah”.

Karya terjemahan Dr. Haqshenas terdiri atas dua ragam.Yang pertama terkait dengan tema-tema linguistik, sedang lainnya mengenai penerjemahan karya sastra. Terjemahannya atas buku pakar linguistik asal AS, Leoanad Bloofilen berjudul Language banyak memberikan pengaruh besar terhadap perkembangan ilmu bahasa di Iran. Selain itu, terjemahan Dr. Haqshenas atas buku Peter AM Seuren bertajuk Review of Western Linguistics kini juga menjadi salah satu buku rujukan penting di bidang pendidikan linguistik di Iran.

Di bidang sastra pun, ia banyak menerjemahkan sejumlah karya penting seperti Roman di Mata Para Penulis Roman, Tolstoy, dan Budha. Mengomentari kepakarannya di bidang linguistik dan penerjemahan sastra ini, Dr. Haqshenas menuturkan sendiri bahwa otaknya di linguistik, namunnya hatinya berdenyut di sastra.

Salah satu bidang lain yang digeluti Dr. Haqshenas adalah kritik dan teori sastra. Ia berpendapat, “Kritik adalah melihat diri lewat cermin orang lain. Kritik dimulai dari diri manusia itu sendiri, dan pada peringkat pertamanya bersumber dari diri manusia itu juga”. Menurut pakar linguistik kenamaan Iran itu, linguistik dan kritik sastra merupakan landasan untuk mengenal sastra dan berperan sebagai peranti dalam mengenal karya sastra.

Dr. Haqshenas dikenal juga sebagai tokoh pemikir yang moderat. Kemoderatannya itu lahir dari bentangan telaahnya yang begitu luas dan mendalam sehingga menjadikannya sebagai sosok yang santun dan sabar.

Pakar bahasa yang dinobatkan sebagai tokoh linguistik Iran ini juga dikenal sebagai penyair. Hingga ini kini ia telah meninggalkan dua antalogi puisinya berjudul Budan dar seer va ayeneh (Eksis dalam Puisi dan Cermin) dan Budeganiha (Para Eksisten). Mengutip kata-katanya sendiri tentang puisi-puisinya, Haqshenas berkata, “Dalam alam puisi, aku serahkan diriku pada puisi-puisiku hingga mengalir dan membuncah dalam diri ini. Puisi bukan dalam kuasaku, akulah yang berada dalam kuasa puisiku. Puisi seperti bersin yang terlontar begitu saja”.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s