Kepunahan Bahasa Daerah, Masalah Serius

Posted: Juli 23, 2010 in BERITA-BERITA TENTANG BAHASA

JAKARTA, KOMPAS – Kepunahan bahasa, terutama bahasa daerah menjadi masalah serius. Ironisnya, masih sedikit orang yang peduli terhadap kondisi ini.

“Kondisi ini menjadi keprihatinan saya. Dalam penelitian yang saya lakukan di beberapa SMA di Jakarta, bahasa daerah tidak lagi digunakan dalam komunikasi di rumah. Orang tua tidak menganggap penting untuk menggunakan di rumah. Para pelajar lebih suka pakai bahasa gaul meski bertemu teman yang berbahasa daerah semua,” kata Prof Dr Arief Rahman dalam pidato pengukuhan sebagai guru besar dalam bidang pendidikan bahasa di Universitas Negeri Jakarta, Selasa (22/5).

Arief membawakan pidato berjudul Kepunahan Bahasa Daerah karena Kehadiran Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, serta Upaya Penyelamatannya.Data yang dihimpun dalam buku Atlas of The World’s Languages in Danger of Disappearing tulisan Stephen A Wurm yang diterbitkan UNESCO menyebutkan potensi kepunahan bahasa-bahasa daerah sangat cepat.

Kepunahan bahasa daerah di Indonesia dipetakan sebagai berikut : di Kalimanatan 50 bahasa daerah terancam punah dan satu sudah punah. Dari 13 bahasa di Sumatra, dua terancam punah dan satu sudah punah.Sulawesi yang memiliki 110 bahasa, 36 terancam punah dan satu sudah punah. Dari 80 bahasa daerah di Maluku, 22 terancam punah dan 11 sudah punah. Di daerah Timor, Flores, Bima, dan Sumba dari 50 bahasa yang ada sebanyak delapan terancam punah. Di daerah Papua dan Halmahera dari 271 bahasa sebanyak 56 bahasa terancam punah. Di Jawa tidak ada bahasa daerah terancam punah.

“Berdasarkan berbagai kondisi di atas, perlu adanya suatu sistem yang mampu mensinergikan antara bahasa daearah sebagai bahasa ibu, bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan, serta bahasa Inggris sebagai bahasa internasonal,” kata Arief yang juga menjabat Ketua Harian Komisi Nasional untuk UNESCO. Sumber: Kompas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s