ISTILAH-ISTILAH KESENIAN PADA ADAT MADURA

Posted: Juli 26, 2010 in KAMUS MINI
1. Poleng = Kain tenun kuno Madura yang terkenal mahal karena menggunakan kombinasi warna merah, putih, kuning, hijau lumut dan hitam. Warna-warna ini adalah warna yang dikeramatkan orang Madura karena dianggap suci.
2. Lalongedhan/jhung kejhungan = Kidung
3. Pantun = Pantun
4. Syi’ir = Syair
5. Papareghan = Sejenis gurindam
6. Mamacan = Pembacaan bersama sebuah kakawinan yang umumnya berbahasa Jawa Kawi atau Madura Klasik sehingga artinya perlu ditafsiri seorang ahli.
7. Tokang tegghes = Ahli makna untuk mamacan
8. Hadrah = Kasidah/lantunan shalawat yang diiringi alat musik inti rebana.
9. Terbhang = Rebana
10. Diba’i = Bentuk kesenian agama berupa pembacaan shalawat nabi tanpa iringan musik.
11. Samman = Tari dengan iringan lagu bertemakan agama/lantunan shalawat dengan alat musik gendang, seruling dan organ.
12. Gambus = Lagu bertemakan agama yang diiringi alat musik mandolin, biola, akordion dan bas dan dinyanyikan kebanyakan oleh laki-laki sambil menari.
13. Samrah = Lagu bertemakan agama yang diiringi alat musik rebana dan alat musik lain, dinyanyikan kebanyakan oleh wanita.
14. Salendro = Gamelan bertangga nada lima.
15. Pelong = Gamelan bertangga nada tujuh.
16. Tanda = Penari wanita
17. Luddruk = Drama tradisional Madura
18. Bajang topeng dhalang = Seni teater khas Madura
19. Taneyan lanjhang = Perumahan keluarga khas Madura
20. Bhirang = Parang/golok
21. Cakkong = Parang yang ujungnya runcing dan membengkok
22. Calo’ = Cakkong yang perutnya agak dilebarkan.
23. Kodhi’ = Calo’ yang pelebaran perutnya sangat mencolok sehingga membundar, digunakan untuk mengupas kelapa dari tempurungnya.
24. Are’ = Pisau melengkung membulan sabit yang bertangkai panjang dan biasanya dipakai untuk merumput.
25. Karanjhang = Keranjang yang dianyam rapat yang biasa dijunjung di atas kepala wanita.
26. Renjhing = Keranjang yang dianyam jarang yang biasa dipikul sepasang-sepasang oleh pekerja lelaki.
27. Peltong = Tempat rumput dari daun kelapa.
28. Cobbu’ = Kotak dari daun siwalan.
29. Cetteng = Bakul beralas kayu.
30. Bhudhak = Kotak besar untuk tempat padi dari bambu.
31. Nase’ kembhang nyamplong = Nasi putih bercampur jingga yang berasal dari nasi beras yang dicampur tumbukan beras jagung.
32. Beddha’ nyeor sasowep = Bedak yang dipupurkan sehingga menghasilkan ulasan seperti cungkilan daging kelapa muda.
33. Du’remmek = Mahkota cempaka gading yang ditusuki melati.
34. Sekkar mellok = Bunga mawar merah yang dikelilingi melati.
35. Kembhang campor bhabur = Pencampuran sejumlah jenis bunga dan irisan daun pandan wangi.
36. Aeng ro’om = Air yang diharumkan dengan berbagai macam bunga.
37. Roma bangsal = Rumah tradisional yang atapnya segi empat melimas dengan bubungan runcing berhiaskan jangkar.
38. Roma peghun = Rumah tradisional yang atapnya segi empat melimas dengan bubungan tidak runcing dan berakhir dengan bubungan melebar berhiasan dua buah pentolan yang disebut bu-labu.
39. Roma pacenan = Dapur atau bangunan tambahan yang atapnya rendah berbentuk persegi empat panjang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s