Bahasa Siulan, Cara ”Berbicara” yang Kreatif

Posted: Juli 30, 2010 in BERITA-BERITA TENTANG BAHASA

DI DAERAH pegunungan Oaxaca, Mexico, orang-orang Mazatec yang hidup di sana, sama sekali tidak menggunakan telepon, ponsel, atau sarana komunikasi lainnya.

Namun, mereka dapat berkomunikasi pada jarak dua kilometer atau lebih, misalnya sewaktu bekerja di perkebunan kopi yang terletak di lereng bukit.

Apa rahasianya? Lama berselang, orang Mazatec mengembangkan suatu bentuk bahasa yang disiulkan.
Pedro, seorang pemuda Mazatec mengatakan, ëíbahasa Mazateco adalah bahasa nada. Jadi sewaktu kami bersiul, kami meniruklan nada serta irama bahasa lisan. Dan, kami bersiul hanya dengan bibir, tanpa bantuan jari tangan.Fidencio, sahabat Pedro, menjelaskan keuntungan siulan yang berartikulasi, ëíKami menggunakan bentuk komunikasi ini untuk jarak yang jauh dan biasanya hanya percakapan singkat,íí katanya.
Milsanya, lanjut Fidencio, seorang ayah menyuruh anaknya ke took untuk membeli tortilla, tapi lupa menyuruhnya membeli tomat. JIka si anak sudah terlalu jauh untuk mendengar kata-kata lisannya, sang ayah dapat menyiulkan perintahnya.

Cukup Bersiul

Komunitas Saksi-Saksi Yehuwa pun adakalanya bersiul sewaktu saling berkomunikasi. Pedro menjelaskan, ëíKetika saya mengunjungi suatu daerah yang terpencil dan ingin mengajak seorang saudara rohani untuk menemani, saya tidak perlu jauh-jauh pergi ke rumahnya. Saya cukup bersiul saja.íí

ëíKetika seseorang bersiul tak jauh dari tempat kami, maka kami tahu siapa yang sedang berbicara,íí tambah Pedro. Karena, masing-masing dari kami mempunyai siulan yang khas.

Biasanya hanya pria Mazatec yang menggunakan bahasa siulan. Wanita mungkin memahami bahasa itu dan bahkan mengunakannya untuk berkomunikasi dengan sembarang orang. Tapi ini dianggap tidak pantas.
Bahasa siulan tidak hanya dimiliki orang Mazatec, bahasa ini juga telah digunakan di Cina, Kepulauan Canary, dan Papua Nugini.

Umumnya, mereka adalah orang-orang yang tinggal di pegunungan dan hutan lebat. Sebenarnya, ada lebih dari 70 bahasa siulan, dan setidaknya 12 bahasa di antaranya sudah dipelajari.
Dan, kita benar-benar takjub akan kreativitas manusia. Sesungguhnya, jika Anda memadukan bakat dengan hasrat yang sangat kuat untuk berkomunikasi, hal itu nyaris tanpa batas. Kalaupun ada, ini hanya ada dalam imajinasi kita sendiri.

Disadap dari: http://suaramerdeka.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s