Arsip untuk Agustus, 2010

A
Afrikaans – Ek het jou lief
Albanian – Te dua
Arabic – Ana behibak (to male)
Arabic – Ana behibek (to female)
Armenian – Yes kez sirumen
B
Bambara – M’bi fe
Bangla – Aamee tuma ke bhalo aashi
Belarusian – Ya tabe kahayu
Bisaya – Nahigugma ako kanimo
Bulgarian – Obicham te (lebih…)

Iklan

M.A.K. Halliday

Posted: Agustus 22, 2010 in TOKOH-TOKOH LINGUISTIK

Pelajaran yang paling disukai dan dinikmatinya di SMA adalah Bahasa Inggris, khususnya sastra (berbahasa) Inggris. Ia mulai merasa tidak nyambung dengan pelajaran saat guru berbicara mengenai bahasa di dalam sastra. Pengamatan bahasa dalam sastra yang diberikan padanya adalah, misalnya, studi fonetik dalam dongeng atau posisi Barbara Horvath dalam observasinya mengenai bahasa Inggris Australia – misalnya, bahwa penutur Australia bersuara nasal. Ia bertanya pada diri sendiri, apa yang tersedia dalam linguistik? Jawabannya adalah: tidak ada.

Tapi tidak sedini itu kecemerlangan pengetahuannya dalam bahasa. Yang ia rasakan hanyalah bahwa ada sesuatu yang lain – cara lain untuk membicarakan sastra. Ia merasa ada yang lebih dari yang sedang ia dengarkan. Itulah awal ‘konfliknya’ dengan bahasa dan sastra. Sampai pada puncak karir linguistiknya, ia tetap merasa bahwa sastra dibuat dari bahasa sehingga sangat mungkin untuk membicarakan bahasa (dalam) sastra. (lebih…)

KEEROM-Ditengah khasanah bahasa daerah asal aparatur pemerintah yang ada di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Keerom, sudah selayaknya mereka mampu menguasai dan menerapkan penggunaan Bahasa Indonesia dengan baik dan benar .

Demikian himbauan Bupati Keerom, Drs. Celsius Watae, MH disela-sela kegiatan penyuluhan Bahasa Indonesia bagi tenaga administrasi instansi Pemkab Keerom bekerjasama dengan Balai Bahasa Provinsi Papua, yang berlangsung di Aula kantor Bupati, Rabu (7/7).

Disadari atau tidak sering kali dalam pelaksanaan tugas semisal dalam urusan admisnitrasi maupun interaksi dalam tugas resmi sering kali aparatur dihadapkan pada permasalahan teknis seputar penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar. (lebih…)

Bupati Tulangbawang Abdurrachman Sarbini mewajibkan seluruh pegawai Pemkab menggunakan bahasa Lampung Menggala (pepadun) setiap hari Senin.

“Ini merupakan upaya melestarikan adat dan budaya daerah. Bila memungkinkan ke depan akan kami tambah waktunya, tidak hanya hari Senin,” kata Abdurrachman Sarbini saat menerima Pemimpin Umum Lampung Post Bambang Ekawijaya, Pemimpin Redaksi Sabam Sinaga, dan Pemimpin Perusahaan M. Efendi, Selasa (3-8).

Bupati menjelaskan keragaman budaya daerah di Tulangbawang harus dipelihara dan dilestarikan, termasuk bahasa yang mulai ditinggalkan masyarakat. Apabila tidak dilakukan langkah nyata merawat budaya sejak sekarang, dikhawatirkan bahasa Lampung kehilangan penuturnya. (lebih…)

GLOSARIUM LINGUISTIK

Posted: Agustus 21, 2010 in KAMUS MINI
No Istilah Asing Istilah Indonesia Bidang
1 abbreviation singkatan; penyingkatan Linguistik
2 ablative case kasus ablatif Linguistik
3 ablaut ablaut Linguistik
4 abnormal vowel vokal abnormal Linguistik
5 abrupt tiba-tiba Linguistik
6 absolute ablative ablatif absolut Linguistik
7 absolute construction konstruksi absolut Linguistik
8 absolute neutralization penetralan absolut; netralisasi absolut Linguistik
9 absolute phrase frasa absolut Linguistik
10 absorption of sound penyerapan bunyi Linguistik
11 abstract noun nomina abstrak Linguistik
12 abstract sound bunyi abstrak Linguistik
13 abstract term istilah abstrak Linguistik
14 abstraction pengabstrakan; abstraksi Linguistik
15 absurdity absurditas; kemustahilan Linguistik

(lebih…)

Kata Indonesia pertama kali dilontarkan oleh George Samuel Earl, kebangsaan Inggris, dengan menyebut “Indunesia” untuk menamai gugusan pulau di Lautan Hindia. Namun, para ilmuwan Eropa lebih sering menyebut dengan “Melayunesia”. J.R. Logan, kebangsaan Inggris, dalam majalah “Journal of the Indian Archipelago and Eastern Asia” (Volume Iv, P. 254, 1850) menyebut gugusan pulau di Lautan Hindia dengan Indonesia. Kemudian, Adolf Bastian, kebangsaan Jerman, menggunakan kata Indonesia dalam bukunya Indonesia Order die Inseln des Malaysichen Archipel, untuk menamai pulau yang bertebaran di Lautan Hindia. (lebih…)

Dunia Yuri Mejia adalah dunia senyap tanpa suara. Sejak lahir, gadis kecil Nikaragua 9 tahun ini bisu-tuli. Di bawah pohon mangga, di kota pelabuhan terpencil di Pesisir Mosquito, di bibir kolam hias berisi bayi-bayi aligator kecil, Yuri duduk membungkuk. Ekspresi wajahnya beragam, tangannya bagai menari-nari membentuk isyarat. “Kapan aligator ini bangun? Tiap kali aku datang, mereka pasti sedang tidur,” keluhnya lewat gerakan tangan.

Yuri mengaku bosan tinggal di rumah. Ia tinggal bersama sang nenek. “Kami duduk di gazebo, bosan tak bisa ngapa-ngapain,” tangannya lagi-lagi berkisah. “Lebih enak di sekolah, semua teman sama-sama tak mendengar, jadi aku bisa bercerita kepada mereka.” (lebih…)