Arsip untuk Agustus, 2011

Jumlah warga Amerika Serikat yang mempelajari bahasa Arab terus meningkat. Demikian menurut survei Modern Language Association terbaru, yang mengungkap pendaftaran untuk belajar bahasa Arab naik pesat hingga lebih dari dua kali lipat. Bahkan bahasa Arab kini menjadi salah satu dari 10 bahasa asing yang paling banyak dipelajari di AS.

Menurut Persatuan Pengajar Bahasa Arab di Amerika Serikat (AATA), peran strategis Timur Tengah dari segi produksi energi, perekonomian dan keamanan mendorong minat warga AS mempelajari bahasa Arab.  (lebih…)

Iklan

Kepribadian manusia ternyata bisa dilihat dari statusnya di facebook lho. Jika gak percaya, coba deh lihat tulisan berikut

1. Manusia Super Update
Kapanpun dan di manapun selalu update status. Statusnya tidak terlalu panjang tapi terlihat bikin risih, karena hal-hal yang tidak terlalu penting juga dipublikasikan.
Contoh : “Lagi makan di restoran A..”, “Dalam perjalanan menuju neraka..”, “Saatnya baca koran..”, dan sebagainya.

2. Manusia Melankolis
Biasanya selalu curhat di status. Entah karena ingin banyak diberi komentar dari teman-temannya atau hanya sekedar menuangkan unek-uneknya ke facebook. Biasanya orang tipe ini menceritakan kisahnya dan terkadang menanyakan solusi yang terbaik kepada yang lain.
Contoh : “Kamu sakitin aku..lebih baik aku cari yang lain..”, “Cuma kamu yang terbaik buat aku..terima kasih kamu sudah sayang ama aku selama ini..”.
(lebih…)

Bahasa Arab adalah bahasa yang masuk dalam sub-rumpun bahasa semit dari rumpun Hamito-Semit. Bahasa ini termasuk dalam bahasa klasik yang paling luas penggunaannya di dunia ini dari pada bahasa-bahasa klasik lainnya, seperti bahasa Latin, bahasa Sanskerta, bahasa Ibrani, dan bahasa lainnya. Setiap bahasa digunakan oleh orang yang termasuk dalam suatu masyarakat bahasa. Masyarakat bahasa Arab adalah semua orang yang merasa memiliki dan menggunakan bahasa Arab. Bahasa-bahasa yang ada di Mesir jika ditinjau dari formalitas sebuah bahasa, dalam hal ini bahasa Arab maka terbagi menjadi dua bentuk, yakni: bentuk bahasa Arab klasik (fuschā) dan bentuk bahasa Arab ragam cakapan (‘Āmmiyyah). Keadaan ini sudah umum terjadi di setiap negara yang menggunakan bahasa Arab. Bahasa Arab yang memiliki sejarah panjang berkembang secara cepat seiring kedatangan Islam abad ke-enam masehi dan  mengalami berbagai fase kebahasaan yang membuatnya memiliki sekian banyak variasi dan dialek.

Fuschā dan ‘Āmmiyyah hanyalah dua variasi yang dilihat dari sisi baku dan non baku. Bahasa Arab Fuschā merupakan ragam bahasa baku, sedangkan bahasa Arab ‘Āmmiyyah merupakan ragam bahasa non baku. Hal ini sesuai dengan situasi masyarakat diglossia pada umumnya, di mana digunakan dua ragam bahasa yang memiliki ranah dah fungsi yang berbeda (Sumarsono, 2008: 36-37; Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1996:199). Ragam ‘Āmmiyyah yang digunakan oleh masyarakat Mesir sekarang ini sebenarnya tidak terlalu jauh dari Arab Fuschā, baik kata-kata ataupun kalimat yang digunakan. Perubahan dari Arab Fuschā ke ‘Āmmiyyah  disebabkan oleh adanya pengaruh bahasa asing seperti Perancis, Inggris, Italia, Turki dan Persi. Hal ini diperkuat oleh kebiasaan bangsa Arab yang ingin mempermudah dalam penuturannya, sehingga terjadilah perubahan dalam kaidah serta susunan kalimat dari bahasa Arab Fuschā (Isa Bik 2001:XIII). Secara khusus, Dialek Kairo memang memiliki kekhasan dari sudut linguistis apabila dibandingkan dengan beberapa dialek Arab Mesir lainnya, yang mana dialek Kairo adalah simbol dari dialek Mesir secara keseluruhan. (Anīs, Ibrāhīm, 2003:195).

(lebih…)