Cerita Unik Seputar SEA Games

Posted: Januari 25, 2012 in BERITA-BERITA TENTANG BAHASA

Kemampuan Bahasa Inggris yang terbatas sering menjadi kendala bagi daerah dalam menggelar event internasional seperti SEA Games 2011 yang diikuti 11 negara Asia Tenggara, termasuk tuan rumah Indonesia. Kemampuan berbahasa Inggris yang terbatas tersebut tidak hanya dalam percakapan sehari-hari, tetapi juga dalam bentuk tulisan padai rambu-rambu penunjuk jalan atau informasi lain.

Seperti yang terlihat di Komplek Olahraga Jakabaring. Beberapa penggunaan bahasa Inggris yang tidak tepat menjadi bahan-bahan olok-olok wartawan dan masyarakat. Bahkan foto tulisan berbahasa Inggris itu telah cepat menyebar ke dunia maya setelah diunduh ke Facebook.

Di kawasan Jakabaring Sports Center Palembang yang menggelar event internasional SEA Games XXVI, tegak sebuah papan penunjuk arah dwi-bahasa, Indonesia dan Inggris. Ada empat cabang olahraga yang disebutkan di situ, tapi ’tragisnya’ (atau barangkali ’tragis komedi’), dua di antaranya ’salah tulis’.

Yang pertama adalah ski air yang dipadani dengan water sky. Yang benar adalah : water ski. Yang kedua adalah voli pantai yang dipadani dengan volley beach. Yang benar adalah : beach volleyball. Ada ’bonus kesalahan’ pada penulisan nama Indonesia ’voli pantai’ yang dieja dengan ’volly pantai’ (lihat pada foto di atas). Barangkali ada yang Biarkan saja, terserah, yang penting mafhum”.

Di sini dapat Anda baca pengumuman yang bertuliskan : Private. Customer parking only. All others will be toad. Maksudnya : Privat. Khusus parkir pelanggan. Dan selanjutnya, ini yang membuat kita sakit perut karena ketawa : Yang bukan pelanggan akan menjadi kodok (toad = kodok buduk). Lho, jadi bagaimana seharusnya ejaan yang benar? Inilah ejaan yang benar : ‘All others will be towed’ (Kendaraan yang bukan pelanggan akan diderek).

Atau silahkan simak papan pengumuman berikut ini : Go Slow. Accident Porn Area. Kalau kita terjemahkan secara tersurat maka akan bermakna : Jalan pelan-pelan. Kawasan porno banyak kecelakaan. Kita pun akhirnya akan tergelak setelah ‘menemukan’ bagaimana seharusnya kalimat ini dieja. Yang benar kalimat tadi seharusnya tertulis : Go Slow. Accident-prone Area yang bermakna : Jalan pelan-pelan. Kawasan rawan kecelakaan.

Terakhir, silahkan Anda mengomentari tulisan pada spanduk berikut ini : ’Selamat menjalan ibadah sholat’ yang dipadani dengan : Congratulations run worship prayer. Ini juga saya temui di kawasan venue Jakabaring. Harusnya kalimat tersebut berbunyi ”Have a solemn prayer,” atau yang sejenisnya. Tapi entahlah, itulah bahasa Inggris rakyat kita.

Diadaptasi dari:

  1. http://www.antaranews.com/berita/284416/ini-dia-bahasa-inggris-ala-palembang
  2. http://hiburan.kompasiana.com/humor/2011/11/16/buset-bahasa-inggris-hantam-kromo/
Komentar
  1. vonny tamboto mengatakan:

    inteferensi kaleee hahahaaaaaaa……

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s