Arsip untuk Oktober, 2012

LOMBA BLOG KEBAHASAAN DAN KESASTRAAN TINGKAT NASIONAL 2012

Oleh: Iqbal Nurul Azhar

Beberapa negara secara tegas melarang penayangan kekerasan verbal di televisi. Di Amerika Serikat, Federal Communication Commission (FCC) dengan tegas melarang tujuh penggunaan kata kasar dalam siaran radio maupun televisi. Di Kanada, aturan ini juga diberlakukan. Sedikit lebih ketat dari Amerika Serikat, Kanada melalui salah satu pasal yang ada dalam Violence Code 1987, secara tegas melarang penayangan segala bentuk kekerasan baik verbal maupun fisik sebelum jam sembilan malam (Winarno, 2008:16-22). Dua contoh di atas secara utuh memberikan penguatan pada kita bahwa verbal (kata-kata) memang seharusnya diperlakukan secara khusus melalui aturan yang khusus pula.

Sayangnya di Indonesia, aturan yang mengontrol kekerasan verbal kondisinya memprihatinkan. Ini dapat dilihat pada aturan pemerintah tentang Lembaga Sensor Film (LSF) tahun 1994 pasal 19 yang terlihat tegas  dapat memotong tampilan, tindakan kekerasan atau kekejaman yang mengarah pada sadisme, namun “tidak berdaya” untuk melakukan pemotongan tampilan yang menunjukkan kekerasan verbal.” Dengan adanya aturan ini, LSF ini tampaknya lebih tertarik pada keberadaan kekerasan fisik dan pornografi dalam produk-produk perfilman serta penyiaran daripada kekerasan verbal.  Hal memprihatinkan inipun juga terdapat pada pasal 32 ayat 7 UU no 24 tahun 1997 tentang penyiaran. Pasal ini menunjukkan larangan pada kekerasan fisik dan pornografi pada kegiatan penyiaran. Setali tiga uang dengan aturan sebelumnya, pasal ini tidak “menggigit” terhadap kekerasan verbal. (lebih…)