Arsip untuk November, 2012

Muatan kebijaksanaan yang terkandung dalam peribahasa (selanjutnya dalam tulisan ini akan sering disebut proverba) telah memandu manusia dalam interaksi sosial mereka selama beribu tahun lamanya (Mieder, 2004:xi). Bermula dari berbagai pengalaman yang terakumulasi selama bertahun-tahun yang kemudian, dengan sebuah proses tertentu, membentuk sebuah formula bahasa yang unik, maka lahirlah proverba. Keunikan inilah yang membuat sebuah proverba menjadi mudah untuk diingat dan digunakan secara instan dalam banyak retorika verbal maupun tulis. Selain unik, proverba dikenal memiliki pengaruh positif. Pengaruh positif ini telah terasa dan diakui manusia sejak mereka belum mengenal aksara, dan sepertinya tidak akan pernah ada tanda-tanda bahwa eksistensi proverba beserta pengaruh positifnya akan berakhir di zaman modern (Mieder, 2004:xi). (lebih…)