RINGKASAN ARTIKEL KONSTRUKSI POSESIF BAHASA-BAHASA AUSTRONESIA DAN NON AUSTRONESIA DI KAWASAN TIMUR INDONESIA

Studi Bandingan Bahasa Tuton (Timor Timur),

Lamaholot (Flores Timur), dan Mai Brat (kepala Burung)

Oleh: Inyo Yos Fernandes

Peringkas: Iqbal Nurul Azhar

Bahasa Tetun dialek Terik atau Tetun Fahan atau Tetun Loos adalah bahasa yang digunakan oleh sebagian penduduk di daerah Timor-Timur dan memiliki jumlah penutur sekitas 400.000 orang. Penutur bahasa ini mendiami wilayah Kabupaten Vikeke, Kovalima dan Manatuto. Bahasa ini juga digunakan di Kabupaten Belu Nusa Tenggara Timur, di wilayah Timor yang berbatasan dengan Timor Timur. Disamping dialek Terik, terdapat juga dialek lain yaitu dialek Prasa yang digunakan oleh penutur yang berdiam di wilayah Dili dan sekitarnya. Bahasa Tetun beserta variasi dialeknya tergolong dalam anggota subkelompok Melayu Polinesia Tengah

Seperti halnya bahasa Tetun, bahasa Lamaholot dikelompokkan pula ke dalam subkelompok bahasa Melayu Polinesia Tengah. Bahasa ini digunakan oleh sekitar 450.000 penutur di Flores dan merupakan salah satu anggota subkelompok bahasa Flores yang digunakan di daerah Flores Timur dan daerah adimistratif Lembata.

Bahasa Mai Brat di Kepala Burung Irian Jaya berpenutur sekitar 20.000 orang dan merupakan salah satu bahasa nonAustronesia yang diberi label Filum Papua Barat. Penutur bahasa ini berdiam di kawasan danau ayamaru dan sekitarnya.

Dari ketiga bahasa lokal di atas, hubungan antarbahasa seanggota kelompok Melayu Polinsia bagian tengah kawasan Timur Indonesia, khususnya bahasa Tetum dan Lamahot belum pernah dikaji dalam kajian bandingan sebelumnya, demikian pula kajian bandingan antara anggota kelompok bahasa Melayu Polinesia Tengah tersebut dengan anggota kelompok bahasa Fimum Papua Barat seperti bahasa Mai Brat di Kepala Burung Irian Jaya.

Artikel ini berusaha mengkaji hubungan ketiga bahasa yanb berasal dari kelompok berbeda tersebut. Dalam artikel ini, ketiga bahasa konstruksi posesifnya dibahas dengan cara diamati kekhasan ciri-ciri kebahasaannya dalam rangka menemukan sejumlah kemiripan yang berupa fakta khasnya (fait singulier), yaitu unsur-unsur umum yang mirip pada bahasa-bahasa tersebut dan detail khasnya yaitu unsur-unsur khusus tertentu yang berlainan.

Dari hasil penelitian yang dilakukan penulis artikel (Inyo Yos Fernandez) ditemukan beberapa fakta menarik antara lain:

  1. Ada kemiripan dalam hal struktur konstruksi posesif bahasa Tetun, Lamaholot, dan Mai Brat baik dalam pola urutan MD maupun DM
  2. Adanya kemiripan munculnya pemarkah milik tak terpisahkan yang cenderung lebih disebabkan pengaruh yang dialami oleh bahasa-bahasa Astronesia di daerah perbatasan, dari bahasa-bahasa nonAustronesia. Hal demikian logis mengingat pada umumnya bahasa-bahasa Astronesia yang terdapat di kawasan barat tidak dijumpai pemarkah milik tak terpisahkan
  3. Temuan dalam artikel ini mematahkan asumsi sarjana Barat, seperti Brandes, yang menyatakan bahwa pada bahasa-bahasa di kawasan Timur Indonesia hanya ditemukan pola konstruksi posesif yang berbeda dengan yang terdapat pada bahasa-bahasa di Nusantara barat. Pada bahasa-bahasa di kawasan Timur Indonesia ditemukan juga konstruksi posesif berpola MD yang lebih dominan daripada yang berpola DM
  4. Dominasi pola urutan konstruksi posesif dan kehadiran pemarkah milik yang tak terpisahkan yang ditemukan pada bahasa-bahasa Astronesia kawasan timur Indonesia diduga disebabkan karena adanya pengaruh yang kuat bahasa nonAstronesia daripada sebaliknya.
  5. Kimiripan ini secara historis mungkin disebabkan oleh adanya kontak antar penutur bahasa yang telah lama terjalin di masa lampau, dan hal ini perlu ditelusuri lebih dalam lagi kebenarannya.
Komentar
  1. DIAN NOVIANI S mengatakan:

    bapak, ada tidak artikel yang membahas lebih lengkap ttg bahasa austronesia dan non austronesia dan hubungannya dengan bahasa di flores timur dan alor..?/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s