SINTAKSIS FRASA: FRASA NOMINAL, TIPE NOMINA + NONNOMINA

  1. Fleksibilitas semantis yang ada di antara induk dan atribut dalam frasa nomina + nomina tidak ada dalam frasa nominal dengan atribut non nominal
  2. Misalnya dalam frasa nominal yang terdiri dari nomina induk dan ajektiva, ajektivalah yang menentukan sifat semantis konstituen induk. Artinya seluruh relasi semantis antara induk dan atribut ditentukan oleh atribut nonnominal seperti ajektiva atau klausa relatif
  3. Dalam frasa nomina + nonnomina, ada lebih banyak kategori kata dari frasa nomina + nomina. Selain ajektiva dan klausa relatif, ada juga atribut pronominal antara lain (anaforis, deiksis, interogatif, dan indefinit), dan pembilang
  4. Tidak ada alat “penyambung” yang menyambung atribut dengan induk (perangkai)
  5. Hierarki penyambungan antara nomina induk dan atribut nonnominal penyambungan tersebut dapat bersifat sangat rapat sehingga konstituen perangkai tidak diperlukan. Sedangkan bila penyambung tidak begitu rapat, konstituen perangkai dipakai secara opsional. Seperti conth (1) ‘anak (yang) telah datang’ dan (2) anak (yang) cerdas. Dalam frasa I, yang statusnya wajib hadir untuk membedakan dengan kalimayt anak telah dating, sedangkan pada 2, yang opsional
  6. Klausa relatif dapat dibagi menjadi beberapa macam, di antaranya: (1) klausa relatif sebagai klausa bawahan dalam kalimat majemuk, entah klausa bawahan terkandung atau berbatasan, entah klausa bawahan yang relasional, (2) klausa relative sebagai atribut dalam frasa nominal
  7. Nomina induk dengan klausa relative sebagai atribut adalah anteseden klausa relatif. Anteseden berarti kalimat induk mendahului klausa relaif.
  8. Klausa relative ada dua kelas semantisnys; klausa pembuka dan klausa pembatas
  9. konstituen yang memarkahi klausa relatif sebagai klausa relatif disebut ‘perelatif’ akan tetapi perelatif itu tidak mutlak perlu berupa perangkai
  10. perelatif dapat berupa pemarkah pronominal, sehingga berstatus Argumen dalam klaua relatif, atau merupakan objek adposisi
  11. perelatif dapat berupa perangkai sebagai ‘penghadir’ anteseden di dalam klausa relatif

Diadaptasi dari: Verhaar

Komentar
  1. copii mengatakan:

    syang… tak ada contohnya…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s